IDENTIFIKASI MIKROPLASTIK PADA GURITA (OCTOPUS SPP) YANG DIPASARKAN DI KOTA KUPANG
Pencemaran mikroplastik di lingkungan perairan terus meningkat dan berpotensi terakumulasi pada berbagai organisme laut, termasuk gurita (Octopus spp) yang dikonsumsi masyarakat. Keberadaan mikroplastik pada gurita menjadi perhatian karena dapat mencerminkan tingkat pencemaran lingkungan serta berpotensi memengaruhi keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan, karakteristik, dan kelimpahan mikroplastik pada gurita (Octopus spp) yang dipasarkan di Kota Kupang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2026. Pengambilan sampel dilakukan di pasar-pasar di Kota Kupang, sedangkan analisis sampel dilakukan di Laboratorium Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana. Sampel penelitian terdiri atas 30 ekor gurita yang dibagi menjadi 30 sampel daging dan 30 sampel saluran pencernaan. Sampel didigesti menggunakan larutan KOH 10% selama 48–72 jam pada suhu 40°C, kemudian disaring menggunakan saringan dan stainless steel sieve mesh 250μm, selanjutnya diidentifikasi secara visual menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel (100%) positif mengandung mikroplastik. Mikroplastik yang ditemukan terdiri atas empat bentuk, yaitu fiber, fragment, film, dan pelet, dengan fiber sebagai bentuk yang paling dominan. Warna mikroplastik yang teridentifikasi meliputi hitam, transparan, merah, biru, ungu, kuning, dan hijau, dengan warna transparan sebagai warna yang paling dominan. Total mikroplastik yang ditemukan sebanyak 181 partikel dengan kelimpahan rata-rata 6,03MP/individu, yang terdiri atas 80 partikel pada daging (2,66MP/organ) dan 101 partikel pada saluran pencernaan (3,36MP/organ). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mikroplastik terdeteksi pada seluruh sampel gurita, dengan karakteristik yang didominasi oleh bentuk fiber dan warna transparan, serta tingkat kelimpahan yang lebih tinggi pada saluran pencernaan dibandingkan daging.
Microplastic pollution in aquatic environments has become an increasing global concern due to its potential to accumulate in various marine organisms, including octopus (Octopus spp) consumed by humans. The presence of microplastics in octopus may reflect the level of environmental pollution and pose potential risks to food safety. This study aimed to determine the presence, characteristics, and abundance of microplastics in octopus (Octopus spp) marketed in Kupang City. The study was conducted from February to March 2026. Samples were collected from traditional markets in Kupang City, while laboratory analyses were carried out at the Veterinary Medicine Study Program Laboratory, Universitas Nusa Cendana. The samples consisted of 30 octopuses, which were divided into 30 meat samples and 30 digestive tract samples. The samples were digested using 10% KOH solution for 48–72 hours at 40°C, filtered using a sieve and a 250μm stainless steel sieve mesh, and then visually identified under a microscope. The results showed that all samples (100%) were positive for microplastics. Four types of microplastics were identified, namely fiber, fragment, film, and pellet, with fiber being the predominant type. The identified colors included black, transparent, red, blue, purple, yellow, and green, with transparent being the most dominant color. A total of 181 microplastic particles were detected, with an average abundance of 6.03MP/individual, consisting of 80 particles in the meat (2.66MP/organ) and 101 particles in the digestive tract (3.36MP/organ). In conclusion, microplastics were detected in all octopus samples, predominantly in the form of fiber and transparent particles, with a higher abundance in the digestive tract than in the meat.
Kata kunci: mikroplastik, gurita (Octopus spp), daging, saluran pencernaan, Kota Kupang.
| Nama Penulis | : REISKY LORENSO NELSON NDAUMANU |
| Nama Pembimbing | : DIANA AGUSTIANI WURI, LARRY RICHARD WELLEM TOHA, |
| Nama Penguji | : ANNYTHA INA ROHI DETHA, |
| Tanggal Sidang | : 25 Juli 2026 |
| Tanggal Unggah | : 31 Agustus 2026 |
| Jenis Penelitian | : PENULISAN ILMIAH JENJANG S1 |
| Collation | : 103 halaman , ukuran A4 |
| Nomor Panggil | : 2209010048 |
| Jenis Bahasa | : Bahasa Indonesia |
| File Gambar Sampul | : Belum Diinput |
| File Abstrak, Bab 1 dan Bab 2 | : Belum Diinput |
| File Bab 3 s/d Bab Terakhir | : Belum Diinput |