Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
2041 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11701

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11701
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2042 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11702

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11702
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2043 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11703

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11703
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2044 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11704

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11704
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2045 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11705

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11705
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2046 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11706

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11706
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2047 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11707

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11707
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2048 image

NOMOR PANGGIL:

TT-11708

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-11708
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2049 image

NOMOR PANGGIL:

TT-12058

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-12058
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2050 image

NOMOR PANGGIL:

TT-12059

ARTROPODA PENULAR PENYAKIT: Nyamuk sebagai Vektor Penyakit

Pengarang:   DKK,   RISTIYANTO,   GARJITO TRIWIBOWO AMBAR,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   978-602-386-838-4
Nomor Panggil:   TT-12059
Kode Klasifikasi:   614 RIS A
Format:   XIV + 172 hal; 23cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 46 600 LB 2
Ringkasan Buku :

Penyakit tular vektor dan zoonosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan artropoda. Pada era digitalisasi saat ini telah teridentifikasi penyakit tular vektor dan zoonosis, yang reemerging disease dan new emerging disease, baik yang disebabkan oleh virus, rickettsia, bakteri, protozoa, jamur, maupun cacing. Penyakit tersebut dapat ditularkan secara langsung dan tidak langsung ke manusia atau hewan ternak/piaraan. Manifestasi penyakit ini dari ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan kematian. Kejadian penyakit tular vektor dan zoonosis melibatkan beberapa komponen, baik binatang, lingkungan, parasit, maupun perilaku manusia. Sebaran penyakit tular vektor dan zoonosis hampir di seluruh dunia. Di Indonesia dikenal beberapa penyakit tersebut yang sering menjadi wabah dan meresahkan, bahkan menyebabkan kematian pada manusia, seperti malaria, demam berdarah, Japanese encephalitis, leptospirosis, pes, dan lain-lain.

Banyak penyakit tular vektor dan zoonosis di Indonesia belum diketahui karena keterbatasan deteksi dan diagnosis, serta minimnya bukti yang memberikan fakta bahwa lingkungan berpotensi memicu terjadinya penularan penyakit tersebut. Pengetahuan tentang dasar-dasar identifikasi jenis dan bionomi artropoda, beserta jenis penyakit yang ditimbulkan sangat penting sebagai referensi peningkatan kemampuan dalam kewaspadaan dini penularan penyakit tular vektor dan zoonosis bagi masyarakat luas. Informasi metode pencegahan penyakit tular vektor dan zoonosis dengan penekanan pengendalian artropoda sebagai parasit, dan penyebab penyakit serta cara-cara pengamatan ekologi, identifikasi, dan koleksi artropoda sangat membantu dalam mengetahui, memahami, dan mengendalikan penyakit tular vektor dan zoonosis.

TERSEDIA
2051 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7748

ARUS BALIK KEKUASAAN PUSAT KE DAERAH

Pengarang:   SARUNDAJANG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-416-605-7
Nomor Panggil:   IS-7748
Kode Klasifikasi:   352.000.473 SAR A
Format:   XIII + 256 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku ini tidak hanya menjelaskan kebijakan desentralisasi tetapi juga menawarkan referensi dan pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menyesuaikan kebijakan publik. Dalam buku ini, Sarundajang menguraikan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintahan daerah dalam perjalanannya menuju otonomi yang lebih luas, mempersiapkan mereka untuk menghadapi dinamika yang ada di tingkat lokal.

TERSEDIA
2052 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7749

ARUS BALIK KEKUASAAN PUSAT KE DAERAH

Pengarang:   SARUNDAJANG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-416-605-7
Nomor Panggil:   IS-7749
Kode Klasifikasi:   352.000.473 SAR A
Format:   XIII + 256 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku ini tidak hanya menjelaskan kebijakan desentralisasi tetapi juga menawarkan referensi dan pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menyesuaikan kebijakan publik. Dalam buku ini, Sarundajang menguraikan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintahan daerah dalam perjalanannya menuju otonomi yang lebih luas, mempersiapkan mereka untuk menghadapi dinamika yang ada di tingkat lokal.

KHUSUS DIBACA
2053 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7750

ARUS BALIK KEKUASAAN PUSAT KE DAERAH

Pengarang:   SARUNDAJANG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-416-605-7
Nomor Panggil:   IS-7750
Kode Klasifikasi:   352.000.473 SAR A
Format:   XIII + 256 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku ini tidak hanya menjelaskan kebijakan desentralisasi tetapi juga menawarkan referensi dan pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menyesuaikan kebijakan publik. Dalam buku ini, Sarundajang menguraikan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintahan daerah dalam perjalanannya menuju otonomi yang lebih luas, mempersiapkan mereka untuk menghadapi dinamika yang ada di tingkat lokal.

KHUSUS DIBACA
2054 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7751

ARUS BALIK KEKUASAAN PUSAT KE DAERAH

Pengarang:   SARUNDAJANG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-416-605-7
Nomor Panggil:   IS-7751
Kode Klasifikasi:   352.000.473 SAR A
Format:   XIII + 256 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku ini tidak hanya menjelaskan kebijakan desentralisasi tetapi juga menawarkan referensi dan pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menyesuaikan kebijakan publik. Dalam buku ini, Sarundajang menguraikan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintahan daerah dalam perjalanannya menuju otonomi yang lebih luas, mempersiapkan mereka untuk menghadapi dinamika yang ada di tingkat lokal.

KHUSUS DIBACA
2055 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7752

ARUS BALIK KEKUASAAN PUSAT KE DAERAH

Pengarang:   SARUNDAJANG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-416-605-7
Nomor Panggil:   IS-7752
Kode Klasifikasi:   352.000.473 SAR A
Format:   XIII + 256 hal; 21cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LD 5
Ringkasan Buku :

Buku ini tidak hanya menjelaskan kebijakan desentralisasi tetapi juga menawarkan referensi dan pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menyesuaikan kebijakan publik. Dalam buku ini, Sarundajang menguraikan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintahan daerah dalam perjalanannya menuju otonomi yang lebih luas, mempersiapkan mereka untuk menghadapi dinamika yang ada di tingkat lokal.

KHUSUS DIBACA
    Jumlah Record: 30858